EA Black BOx merupakan pengembang game yang sudah lumayan lama dalam
menggarap game balapan arcade untuk Electronic ARts (EA), yakni seri
Need For Speed. Pengembang seri NFS Underground 1-2, Carbon, Pro Street,
World, serta Undercover itu, kembali merampungkan karya terbarunya yang
masih bergenre yang sama seperti sebelumnya, NFS The Run (NFS TR). Kali
ini, mereka mempersenjatai gfx engine dengan memanfaatkan Frosbite
Engine 2 (FBE 2) yang juga sama-sama digunakan dalam game aksi
Battlefield 3 (BF 3). Lalu, bagaimana kualitas gameplay NFS TR ini
dibandingkan seri-seri sebelumnya??
Kali ini cerita dalam seri NFS TR ini akan mengisahkan seorang pembalap
jalanan bernama Jack Rourke, yang selalu dikejar-kejar oleh sekelompok
mafia yang tak jelas asal usulnya. Dikarenakan, mereka menuduh si Jack
berhutang dengan nilai yang sangat tinggi kepada para mafia tersebut,
hingga ia tak mampu membayarnya. Oleh sebab itulah, si Jack lalu segera
meminta bantuan terhadap teman lamanya, seorang cewek pebisnis yang kaya
raya, bernama Sam Harper untuk bisa menegosiasikan kembali
hutang-hutang si Jack kepada para mafia itu.
Demi pertemanan, Sam pun menyanggupi untuk membantu Jack, namun bantuan
tersebut tidak gratis. Sam memberikan persyaratan yang tinggi, yakni si
Jack harus mengikuti lomba balapan mobil ilegal, yang rute balapannya
dimulai dari San FRansisco di wilayah pantai barat Amrik hingga ke New
York yang ada bagian paling timur. Kemudian, Jack juga harus bisa
menjadi pemenang nomor satu dalam balapan yang telah diikuti oleh
sekitar 200 pembalap jalanan dari berbagai tempat, yang ikut ambil
bagian dalam balapan lintas benua itu.
Si Jack pun menerima dengan sepenuh hati tawaran Sam tersebut. Sebab
selain si Sam akan membereskan hutang-hutangnya terhadap kelompok Mafia,
jika sukses jadi pemenangnya, Jack akan menerima imbalan 10% dari total
hadiah utama yang sebesar US$ 25 juta. Sam juga menjanjikan jika segala
hal terkait transportasi dalam perlombaan itu, semuanya sudah
diurusnya. Maka berangkatlah si Jack untuk mengikuti balapan jalanan
lintas benua yang ilegal itu. Akankah si Jack berhasil memenangkan
balapan tersebut??
Alur cerita yang sangat linear, ini sudah pasti akan ketebak endingnya
seperti apa. Namun bukan itu masalah besarnya, melainkan, siapakah si
Jack itu sebenarnya?? Siapa itu si Sam?? Darimana para Mafia itu
muncul?? Kenapa si Jack jadi cowok yang banyak hutang?? Apa hubungan
sebenarnya antara si Jack dengan si Sam?? Belum lagi, beberapa saingan
berat si Jack, para pembalap jalanan juga, yang entah mengapa sangat
bernafsu ingin membalas dendam kepada si Jack, juga masih belum jelas.
Jadi, sepanjang permainan, akan muncul beberapa hal ketidakjelasan di
dalam banyak sisi cerita pada NFS TR ini.
Oleh sebab itulah, penulis menyarankan agar gamer tidak terlalu melihat
sisi cerita dari NFS TR ini yang banyak ketidakjelasannya, kurang lebih
sama banyaknya hal-hal yang tak jelas dengan cerita yang ada di game
aksi CRysis 2. Cerita dalam NFS TR ini bagaikan menonton film-film aksi
ala Hollywood kelas tiga. Intinya, ada seorang cowok yang lagi
dikejar-kejar hutang ama mafia lalu minta bantuan kepada seorang teman
ceweknya, lalu sang cewek itu mau membantu dengan syarat, si cowok harus
memenangkan balapan jalanan ilegal.
CErita yang seharusnya bisa dieksplorasi lebih dalam lagi, ternyata sang
pengembang hanya menggunakan hal tersebut sebatas formalitas demi
membenarkan sang jagoan utama untuk mengikuti balapan jalanan ilegal,
yang juga sama-sama tidak jelasnya dengan kisah utama di NFS TR ini.
Mengapa balapan jalanan di NFS TR dianggap gak jelas??
Konsep dasar pada balapan mobil jalanan ini masih mengikuti sama seperti
apa yang sudah ditawarkan sebelumnya oleh NFS Hot Pursuit 2010, yakni
dalam hal aneka ragam tunggangan kuda besi, gamer tinggal menekan tombol
gas (maju, kiri, kanan) dan rem serta fitur turbo boost (nitro) saja.
Sistem kustomisasi mobil di dalam NFS TR ini hanya berupa pemilihan
warna dan body kit semata, dan fitur itupun hanya terbatas pada beberapa
jenis mobil saja. jadi tidak semua mobil memiliki fitur kustomisasi
warna dan bodykit.
Namun, berbeda dengan sifat gameplay pada NFS HP 2010 yang berupa semi
open ended, karena masih membebaskan gamer dalam memilih sirkuit balapan
ataupun jenis balapan yang diinginkannya, maka di NFS TR ini tidak ada
hal seperti itu. Gameplay di NFS TR sangat bersifat close ended, dalam
arti sirkuit dan jenis balapan yang ada sudah ditentukan sejak awal,
sesuai alur skenario cerita yang ada. Selama balapan mobil jalanan dari
Kota San Fransisco hingga Kota New York, yang panjangnya berjarak
sekitar 3000mil atau hampir 5000km itu, gamer harus mengikuti rute
balapan yang sudah tersedia, tak bisa memilih rute-rute yang lainnya.
Lalu, panjang rute balapan yang menurut di peta ala NFS TR itu berjarak
3000-an mil/hampir 5000km, kenyataan pada prakteknya tidak sepanjang
itu. Sebab, total panjang sirkuit balapan yang harus gamer ikuti,
mungkin hanya sekitar 10% dari ribuan mil/km saja. Namanya saja balapan
jalanan ilegal, maka sirkuitnya ya berada di jalan raya, entah
bersetting lokasi di wilayah pedesaan, gurun pasir, perbukitan,
pegunungan, pinggiran danau, pinggiran perkotaan, di tengah-tengah kota,
dst. Yup, lokasi balapan liar di NFS TR ini terlihat lebih beraneka
ragam daripada seri-seri NFS sebelumnya.
Seperti yang sudah sempat penulis singgung sebelumnya, untuk menjadi
pemenang dalam balapan liar itu, gamer harus bisa mengalahkan 200
pembalap jalanan lainnya. Namun, gamer akan mengalahkan ratusan pembalap
liar itu secara bertahap di mode kampanye cerita, melalui tiga jenis
balapan, yaitu:
1. Sprint Race - Balapan standar dan menghadapi lawan sebanyak 3-10 pembalap lainnya dalam satu sirkuit.
2. Checkpoint Race - Balapan seorang diri dan dibatasi oleh waktu di setiap checkpoint (time trial).
3. Battle Race - Balapan yang melawan 1-5 pembalap lainnya, yang
setiap berhasil mendahului pesaingnya, gamer harus mampu mempertahankan
posisi tersebut dalam waktu tertentu, agar benar-benar bisa mengalahkan
pesaingnya itu.
Setiap memulai perlombaan di mode kampanye cerita, mobil yang gamer
pakai di sirkuit sebelumnya akan otomatis dipakai gamer di sirkuit
berikutnya. Kebebasan bagi gamer untuk memilih mobil baru, ada dua cara.
Pertama, bisa dilakukan ketika gamer lagi berada di tengah-tengah
balapan, yakni ketika berhasil menemukan POM Bensin (Gas Station) yang
memang keberadaannya hanya terbatas di beberapa sirkuit tertentu saja.
Di POM Bensin itu barulah gamer bisa mengkustomisasi warna dan bodykit
dari mobil tersebut, jika memungkinkan. JIka gamer tidak mampu
mengkustomisasi kepada mobil-mobil yang diinginkannya, ya nasib.
Cara kedua, yakni dengan menamatkan seluruh perlombaan di mode kampanye
cerita yang ada terlebih dahulu, yang berjumlah total ada 10 bab cerita
(stage). Di setiap stage, akan muncul beberapa perlombaan (event).
Kemudian, ketika gamer berniat mau mengulangi kembali suatu balapan di
satu bab cerita tertentu, barulah NFS TR ini memberikan kebebasan bagi
gamer untuk memilih mau menggunakan mobil yang mana, tentunya berikut
dengan kustomisasi mobil (jika ada). Sebagian besar merk mobil yang
muncul di NFS TR ini sudah muncul sebelum-sebelumnya, misalnya Ford,
Lamborghini, Porsche, Audi, Chevrolet, Toyota, BMW, Mitsubishi, Lexus,
Lotus, Mercedes, MC Laren, dsb.
Pada game NFS TR ini juga berlaku EXP point dan peningkatan level
karakter gamer, yang berguna untuk membuka beberapa mobil baru, dan
abiliti-abiliti baru dalam balapan di mode MUltiplayer Online (MP OL).
Pada dasarnya, balapan-balapan mobil di game ini lumayan seru, sebab
gamer akan terus berpacu balapan di antara pinggiran jurang, melewati
badai pasir, menghindari reruntuhan salju yang ada di pegunungan,
balapan di dalam terowongan kereta listrik bawah tanah, serta balapan
diantara tumpukan kontainer dalam kecepatan yang sangat tinggi. Tingkat
pengendalian di game ini memang terasa sangat mudah, khas arcade racing
game.
Sayangnya, keasyikan dalam balapan liar tersebut akan terganggu dengan
beberapa hal, diantaranya bagi gamer yang masih menggunakan kibord
sebagai alat kontrol untuk memainkan NFS TR, muncul bug yang aneh.
Yakni, gamer dilarang men-setting tombol anak panah atas bawah sebagai
alat untuk tekan gas dan rem. Untungnya game ini masih memperbolehkan
gamer menggunakan tombol NUmpad pada kibord sebagai pengganti tombol
anak panah kanan kiri atas bawah yang kurang berfungsi itu. Tapi, entah
mengapa, jika menggunakan tombol NUmpad untuk menyetir mobil, malah
terasa lebih lambat responnya daripada menggunakan tombol selain numpad.
Aneh memang.
Lebih aneh lagi ialah para AI musuh yang muncul di setiap balapan yang
terasa kurang fair. Bagaimana mau fair, jika para AI musuh yang kadang
hanya menggunakan mobil semacam Chevrolet Camarro SS ataupun Camino,
bisa mengalahkan penulis yang sudah memakai sekelas Audi RS4. Lalu di
beberapa sirkuit dan jenis balapan dalam game ini, sama seperti di NFS
HP 2010, kadang muncul para polisi yang secara membabi buta suka
mengejar-ngejar penulis dan para pembalap lainnya. Selain itu, sudah
tradisi jika beberapa mobil polisi yang hanya memakai SUV bisa mengejar
dan mendahului penulis yang sudah memakai mobil sekelas Lamborghini.
Sangat hebat bukan??
Bukan hanya para petugas polisi yang super sakti, kadang di beberapa
perlombaan, muncul para mafia yang menggunakan banyak mobil untuk
mengejar dan menghancurkan gamer dengan senapa mesin. Sebagian para
mafia itu juga menggunakan mobil kelas SUV yang lagi-lagi super cepat
dan mampu mendahului sportcar milik penulis. Tidak hanya itu, para mafia
itu juga mengerahkan sebuah helikopter bersenapan mesin dan menembaki
penulis yang secara membabi buta. Gamer hanya bisa menghindari dengan
cara, selincah mungkin mengemudikan mobil supaya tidak banyak kena
tembakan dari kaum mafia itu.
Ketika muncul adegan kejar-kejaran yang dibumbui tembak-tembakan itu,
muncul sistem health ala Call of Duty. Yakni jika kebanyakan tertembak
maka layar monitor akan semakin dipenuhi warna merah, dan sebaliknya.
Lalu, untuk pertama kalinya pula, sang jagoan utama dari NFS bisa keluar
dan atau memasuki mobilnya sendiri. Tentu caranya bukan seperti di GTA
IV, melainkan sudah ditentukan melalui alur skenario yang ada. Lalu,
ketika si Jack lagi berlari ataupun berjalan, akan muncul Quick Time
Event (QTE) di beberapa adegan tertentu.
Sekilas, fitur QTE tersebut akan makin menambah keragaman gameplay,
padahal sebenarnya sih malah menjengkelkan. Bagaimana mau mengasyikkan,
jika penulis lagi asyik-asyik balapan lalu dipaksa keluar dari mobil dan
disuruh harus berlarian demi menghindari tembakan dari helikopter,
kemudian mencari mobil lainnya untuk segera kabur dari tempat kejadian
perkara, semuanya ala QTE. Belum lagi, ketika lagi balapan, gamer
dipaksa harus terus membalap melalui jalan yang sudah ditentukan,
sekalipun tidak boleh keluar jalur dan hanya boleh keluar jalur jika ada
jalan pintas yang sudah ditentukan oleh game.
Seandainya gamer memaksa untuk keluar jalur atau tidak sengaja keluar
jalur, maka game akan otomatis merestart posisi gamer ke checkpoint
terakhir. Fitur reset itu seperti gamer sedang memainkan game action
shooter, yang jika terbunuh akan otomatis balik ke checkpoint terakhir.
NFS TR ini benar-benar game yang mirip arcade racing dengan tema balapan
jalanan ilegal yang gak jelas. Siapa pihak panitia yang mengadkana
balapan ini?? Siapa yang mau jadi sponsor dan rela beri hadiah sebesar
US$ 25juta itu?? dll.
Ada fitur QTE yang benar-benar gak jelas lagi manfaatnya sepanjang
balapan ini berlangsung, selain hanya untuk formalitas belaka bahwa game
ini memiliki cerita utama. Tak lebih dan tak kurang.
Selain mode kampanye cerita, pihak pengembang juga menyediakan mode
Challenge Series, yang setiap stage nya baru akan terbuka ketika gamer
sudah menamatkan keseluruhan cerita utama di NFS TR. Akan ada beberapa
model balapan baru disetiap stage di mode challenge ini. Namun, entah
mengapa di dvd yang penulis mainkan, mode challenge ini mengalami bug
yang parah. Yaitu, ketika penulis memilih satu stage challenge lalu mau
berpindah ke stage-stage lainnya, maka akan dilarang. Akibatnya, penulis
terpaksa menekan ALT+F4 hanya untuk keluar dari mode stage challenge
tersebut.
Game ini juga menyediakan autolog (seperti biasanya) bagi gamer yang
membeli dvd resmi dan memanfaatkan fitur MP OL-nya. Penulis
merekomendasikan bagi gamer untuk sering-sering memainkan mode tersebut,
sebab akan ada mobil-mobil terbaru sebagai hadiah dari keberhasilan
gamer memenangkan berbagai balapan di mode MP OL yang bisa digunakan di
mode challenge dan mode kampanye cerita. Tentunya, dengan terus
memainkan mode MP OL akan bisa menambah EXP point secara signifikan. NFS
TR memberikan batasan hingga maximal level 30 bagi gamer.
Durasi permainan di mode kampanye cerita ini sangatlah singkat, lebih
singkat dibandingkan ketika penulis menamatkan COD Modern Warfare 3 (COD
8) atau BF 3. Bisa dibilang, gamer hanya membutuhkan waktu antara
2-4jam saja, tergantung dari pemilihan tingkat kesulitannya, mau easy,
normal, atau hard. Mode kampanye cerita pada NFS TR ini merupakan game
arcade racing tersingkat yang pernah penulis tamatkan dalam dunia NFS
single player.
Tidak sebanding dengan kebutuhan space hdd dari game ini yang meminta
sebesar 18gb. Lebih banyak makan tempat di HDD daripada Batman ARkham
City, namun durasinya lebih sangkat daripada COD 8.
Bagi gamer yang beruntung bisa pre-order, membeli DLC add on, ataupun
membeli NFS TR edisi terbatas, maka EA memberikan beberapa mobil sebagai
bonus tambahan, diantaranya sbb:
The Limited Edition:
- Lamborghini Aventador
- Chevrolet Camaro ZL
- Porsche 911 Carrera S
VIP Rewards:
- Need for Speed Edition BMW 1M Coupe
- Team Need for Speed BMW Z4 GT3
- Autolog Profile Icons
Supercar Pack DLC:
- Bugatti Veyron 16.4 Super Sport
- Lambo Countach 5000 QV
- Lexus LFA
- Porsche Carerra GT
- GUMPERT Apollo S
- Hennessey Venom GT
- Koenigsegg Agera R
AEM Challenge Series:
- AEM Challenge
- AEM Nissan 370Z
Old Spice Challenge Series:
- Old Spice Challenge
- Old Spice Ford Mustang Boss 302
- Old Spice Nissan 200 SX
Dr Pepper Bonus Rewards:
- Dr Pepper Ford GT
- Dr Pepper Porsche GT2 (993)
- Dr Pepper Chevrolet Corvette Z06 Carbon
- Autolog Profile Icons
MObil-mobil diatas akan bisa digunakan, baik di mode kampanye cerita
maupun di challenge series, atau di mode MP OL pada NFS TR. Sangat
disayangkan, lagi-lagi pihak pengembang mendesain HUD statistik mobil
yang sangat sederhana, jadi bagaimana kekuatan dan kelincahan
mobil-mobil tersebut pada prakteknya ketika balapan pada game arcade
racing ini, tidak diketahu pasti. Hal yang sama juga berlaku pada
mobil-mobil standar NFS TR lainnya. Selain itu, sang pengembang juga
malas untuk mengadakan semacam fitur showroom cars seperti yang ada di
NFS Shift 2, untuk memperlihatkan berbagai mobil yang telah dikoleksi
oleh gamer sepanjang bermain di NFS TR ini.
Ada memang fitur View Cars yang terdpata di menu utama NFS TR. Akan
tetapi bentuk fiturnya sangat mengecewakan, karena sangat membatasi
gamer untuk melihat-lihat secara lebih bebas kepada mobil-mobil hasil
koleksinya. Lalu untuk apa pihak pembuat game memberi begitu banyak
bonus mobil jika ujung-ujungnya gamer tidak bisa bebas melihat
mobil-mobil itu sendiri?!
NFS TR ini telah menggunakan gfx FBE 2 yang sama-sama digunakan oleh
game BF 3, sama-sama menampilkna kualitas tertinggi dalam hal texture
yang tajam, efek shader ala Dx11 yang manis serta gerakan animasi yang
mulus. Apakah ada efek-efek tesselation atau tidak, tak jadi masalah.
Gfx game ini secara umum lumayan indah dan jernih. Hal itu terlihat pada
setting pemandangan di berbagai sirkuit jalanan, yang semuanya
rata-rata menggambarkan lokasi yang menyegarkan dan menyenangkan, cukup
untuk menghibur diri akan gameplaynya yang kurang menarik.
Namun, sekali lagi pihak pengembang, tampaknya kurang begitu memoles
efek-efek gfx di NFS TR agar terlihat benar-benar matang sebagaimana
yang sudah ditampilkan oleh DICE dalam gfx BF 3. Entah mengapa, frame
rate per second dipatok ke angka 30 saja, dan meniadakan opsi Anti
Aliasing untuk menghilangkan jaggies. Padahal jika tak mau repot, pihak
pengembang bisa memasukkan fitur FXAA yang berbentuk sederhana dan sudah
matang ke dalam NFS TR ini. Tapi mereka tetap tak mau melakukannya.
Untungnya ada pihak ketiga yang mampu membuat mods FXAA untuk NFS TR
ini. Akhirnya, gfx game ini jadi terlihat lebih halus daripada
sebelumnya.
Selain itu, unsur motion blur di game ini terlihat kebanyakan, sehingga
seringkali mengaburkan pemandangan yang menjadi hiburan bagi penulis.
Kedetailan desain mobil-mobil dan sirkuit jadi terasa kurang bermakna di
mata. Parahnya lagi, unsur motion blur itu tak bisa dimatikan pada opsi
gfx di menu utama, sebab memang tiada opsi semacam itu di sana.
Dasarnya gfx FBE 2 ini memang bagus tapi sang pengembanga terkesan untuk
tidak mau memperlihatkan keindahan gfx game NFS TR ini secara lebih
maximal lagi.
Pengisi suara dari karakter utama si Jack dan si Sam lumayan bagus, bisa
mencerminkan sedikit kepribadian, sedangkan pengisi suara dari para NPC
figuran lainnya, ya secara stadar terdengar bagus. Musik latarnya
lumayan menarik, tapi tiada yang istimewa. Dan seperti biasa, detal
suara deru mesin mobil yang dipacu dalam kecepatan sangat tinggi berikut
bunyi ban yang berdeceit ketika lagi nge-drift atau mengerem, terdengar
sangat bagus. Begitu pula bunyi sirene yang ada di mobil-mobil polisi,
serta suara tembakan yang keluar dari para mafia yang bersenjata api,
sama-sama berkualitas tinggi.
Cerita ala film aksi picisan karena endingnya pun juga terasa sangat
tidak jelas. Unsur gameplay yang ala kadarnya karena terlalu close ended
seperti game action shooter. Ketika menamatkan game ini, penulis tak
merasakan keasyikkan yang sama seperti saat memainkan NFS HP 2010 hingga
tamat. Terasa sangat kurang garam dalam hal arcade racing di game ini.
Berikut fitur view cars yang gak begitu kelihatan unsur view-nya, memang
membuat NFS TR ini terlihat kurang menarik, tapi semua bisa tertutupi
oleh detail wajah para NPC cewek yang manis-manis dan cantik, seperti
Sam Harper, Nikki dan Mila.
Tinggal menunggu patch untuk bisa memperbaiki kontrol di kibord serta
bisa membuka patokan 30fps dan mematikan motion blur di bagian sisi gfx.
Semoga saja ada update seperti untuk kedepannya. Benar-benar game
balapan arcade yang gak jelas.

Storyline ----> 5
Gameplay ----> 5
Replayability ----> 6
Longevity ----> 4
Bonus ----> 6
Gfx ----> 9
Sound ----> 8
Total Skor = 6,1
(+) :
- Wajah para NPC cewek terlihat mulus dan detail yang tajam
- Desain peta level di setiap stage yang sangat variatif
- Detail kerusakan mobil terlihat sangat jelas
- Banyak jenis mobil dari tier 1-6
(-) :
- Ceritanya picisan dan sangat gak jelas
- Alur cerita terlalu linear
- Balapan mobil secara umum terasa hambar
- Sistem reset yang aneh
- Para polisi dan mafia terlalu sakti
- Bug pada kontrol kibord dan challenge series
- Kinerja antara satu mobil dengan yang lainnya terasa sangat beda tipis

===========================================
Minimum System
===========================================
CPU : 2.4 GHz Intel Core 2 Duo or equal AMD
RAM : 3 GB
GFX : 512 MB RAM ATI Radeon 4870 or better or 512 MB RAM NVIDIA GeForce 9800 GT or better
DX : DirectX 10
OS : Windows Vista SP2 32-bit
HDD : 18 GB
Audio : DirectX compatible
ODD : DVD Rom
Network : 512 KBPS Internet connection or better
============================================
Recommended System
============================================
CPU : 3.0 GHz Intel Core 2 Quad or equal AMD
RAM : 4 GB
VGA : 1024 MB RAM ATI Radeon 6950 or 1024 MB RAM NVIDIA GeForce GTX560
DX : DirectX 11
OS : Windows 7 SP1 64-bit
HDD : 18 GB
Sound : DirectX compatible
ODD : DVD Rom
Network : 512 KBPS Internet connection or better
Sumber : Gamexeon.com